Langsung ke konten utama

Absen Lawan Bhayangkara, Rezaldi Sedang Sakit













Jakarta - Bek kiri Persija Jakarta, Rezaldi Hehanusa, absen di laga melawan Bhayangkara FC. Pemain berusia 22 tahun itu sedang sakit.

Persija bermain imbang 0-0 melawan Bhayangkara FC di laga perdana Liga 1 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (23/3/2018). Sejumlah peluang yang diciptakan Persija tak bisa dimaksimalkan menjadi gol.

Baca juga: Bhayangkara FC Vs Persija Selesai Tanpa Gol

Pada laga tersebut, Rezaldi sama sekali tak masuk line-up Persija. Perannya digantikan oleh Dany Saputra.

Pelatih Stefano Cugurra Teco mengungkapkan bahwa Rezaldi sedang sakit sehingga tidak dimainkan. Rezaldi sebelumnya tampil membela timnas Indonesia U-23 saat berujicoba melawan Singapura.

"Rezaldi hari ini dia sakit. Dia baru datang kemarin. Saya belum ketemu. Dia sakit, tetapi soal kondisinya harus tanya dokter," ujar Teco.

Absennya Rezaldi dianggap membuat permainan Persija tak berkembang. Namun pelatih asal Brasil itu membantah penilaian tersebut.

"Tidak, kami punya 30 pemain lain di dalam tim yang bisa bantu tim. Yang tidak bisa main, pemain yang sakit saja," katanya.

Komentar

  1. Situs Poker dan QQ dengan 100% PELUANG KEMENANGAN ??
    Hanya di http://maniakqq.online/

    Dapat promo bonus Harian + Mingguan + Bulanan..!!
    Bonus Mantap.. Permainan di jamin Tanpa Robot atau settingan.!!
    Garansi Puas..!!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polri Waspadai Aksi Teror Serigala Tunggal, Apa Itu?

Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak Kemenkominfo untuk menghapus konten-konten yang berbau radikal. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, konten-konten tersebut sangat berbahaya jika dibiarkan. Sebab memicu bangunnya sel-sel teroris yang tidur. Selain itu, penghapusan konten-konten itu diharapkan mampu memotong atau memutuskan komunikasi para jaringan pelaku teror . "Jadi yang kontennya dengan terorisme langsung di take down dan tidak bisa disebarluaskan untuk mencegah jangan sampai meluas. Kalau makin luas makin repot. Ya Kemenkominfo bekerjasama dengan platform medsos itu sudah kerjasama," kata Setyo di kantornya, Jakarta, Jumat 22 Juni 2018. Lebih jauh Setyo menjelaskan, akibatnya jika penyebaran paham atau yang berbau aksi teror tidak segera dihapuskan bisa memunculkan banyak Serigala Tunggal atau dikenal Lone Wolf. Apa Itu Serigala Tunggal? Lone Wolf adalah istilah suatu kejahatan terorisme dengan memberi dukungan terhadap suatu ideologi atau g...

Ledakan Bom Rusun Sidoarjo Berasal dari Kamar Anton

Jakarta - Pengurus Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Jatim, mengatakan, bom meledak di unit rusun yang dihuni pria bernama Anton. Pengurus menjelaskan, ada 5 orang yang berada di rusun tersebut. "Rusunnya dihuni Anton dan istri serta 4 anaknya. Tapi istrinya lagi di Yogyakarta," ucap pengurus Rusun Wonocolo, Lidya, saat dikonfirmasi VIPBANDARQ.BIZ Minggu (13/5/2018). Lidya menjelaskan, anak Anton yang paling tua berusia 20 tahun. Dia menambahkan, saat ledakan bom terjadi, hanya ada 5 orang di unit Anton. Lidya juga sempat melihat 2 anak Anton dibopong warga ke rumah sakit. Kondisi anak Anton saat dibopong dalam kondisi berdarah. "Ada 2 anaknya yang saya lihat dibawa ke RS," ujarnya. Anton menghuni rusun di Blok B lantai 5. Menurut Lidya, warga mengenal Anton sebagai orang yang ramah. "Orangnya ramah kok sering ketemu kalau bayar listrik-air," kata Lidya. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, mengatakan, Ada 5 orang korban...

Anak 3 Tahun di Gorontalo Bertingkah Seperti Anjing, Keluarga Kaget Ajis Halid - detikNews

Gorontalo - Sejak 4 hari terakhir, warga di Gorontalo dihebohkan dengan R (3) yang bertingkah seperti anjing. Pihak keluarga juga merasa kaget karena tingkah R. Orang tua R bernama KD mengaku baru mengetahui anaknya bertingkah seperti anjing pada bulan Januari 2018. KD sempat mengira bahwa R awalnya hanya main saja. "Saya kira dia cuma main-main. Jadi saya sering marah sama R. Tapi lama-lama saya sudah takut," kata KD di Gorontalo, Sabtu (24/3/2018). KD mengakui bahwa R memang kerap bermain dengan anjing. Sebab, kediaman R terletak di pegunungan. "Rumah saya di atas gunung. Ada berkebun. Jadi R hanya bermain dengan anjing, kambing atau bermain dengan ayam. R juga pernah digigit anjing di tangan sebelah kanan," jelas KD. Keanehan tingkah R juga menjadi viral di media sosial. Menurut Kepala Desa setempat, terungkapnya tingkah laku R saat ia tengah berobat di Puskesmas Buhu yang tak jauh dari desa tempat R bermukim. "Awalnya Januari, R hanya anfal satu kali se...