Langsung ke konten utama

Ratusan Jeep Willys Memacu Adrenalin Arungi Gunung Bromo





Jakarta - Keindahan alam Gunung Bromo menjadi perhatian banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Pesona alam yang tersimpan di Gunung tersebut, juga banyak menjadi program Owner Willys Indonesia (OWI).

Terkait dengan upaya tersebut di sampaikan oleh, mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarnayang juga sebagai pembina Owner Willys Indonesia (OWI) mengatakan, pihaknya dalam ajang jelajah touring Jeep willys ingin menunjukkan kepada dunia atas keindahan wisata Indonesia termasuk Gunung Bromo.

"Kami ingin membantu pemerintah dalam memajukan wisata Indonesia kepada dunia, agar wisatawan mancanegara bisa berdatangan ke Indonesia termasuk ke Gunung Bromo," katanya, Minggu (6/5/2018).

Jeep Willys merupakan sisa zaman perang dunia 2. Sebanyak 100 unit Jeep tempo dulu ini mendatangi gunung Bromo dengan memacu adrenalin melintasi jalur tanjakan Bromo yang dikenal curam. Bahkan para driver Jeep Willys juga melalui area bermanuver di kaldera atau lautan pasir gunung Bromo.


"Yang paling menantang saat menaiki tanjakan menuju Bromo. Saat di lautan pasir Jeep Willys sangat baik karena masuk jalur darat, ujarnya.

Sementara itu, salah satu pecinta Jeep Willys yang tergabung dalam touring Jeep Willys ke Gunung Bromo Albert, mengatakan, saat berada di tanjakan menuju gunung Bromo memang sangat menantang dan sempat mengalami kesulitan. Akan tetapi hal itu akhirnya terbayarkan setelah sampai di Gunung Bromo dengan melihat keindahan alam di daerah tersebut.

"Alamnya indah serta suasana penuh dengan kesejukan. Selain itu pesona alamnya masih perawan serta kehidupan masyarakatnya sangat ramah dan penuh toleransi," jelasnya.

Tak hanya itu, komunitas Jeep Willys juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat suku Tengger yang ada di Kecamatan Sukapura. "Kami berkomitmen akan terus mengembangkan dan membantu program pemerintah untuk perkenalkan pesona Wonderful Indonesia termasuk salah satunya wisata Gunung Bromo," tegasnya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polri Waspadai Aksi Teror Serigala Tunggal, Apa Itu?

Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak Kemenkominfo untuk menghapus konten-konten yang berbau radikal. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, konten-konten tersebut sangat berbahaya jika dibiarkan. Sebab memicu bangunnya sel-sel teroris yang tidur. Selain itu, penghapusan konten-konten itu diharapkan mampu memotong atau memutuskan komunikasi para jaringan pelaku teror . "Jadi yang kontennya dengan terorisme langsung di take down dan tidak bisa disebarluaskan untuk mencegah jangan sampai meluas. Kalau makin luas makin repot. Ya Kemenkominfo bekerjasama dengan platform medsos itu sudah kerjasama," kata Setyo di kantornya, Jakarta, Jumat 22 Juni 2018. Lebih jauh Setyo menjelaskan, akibatnya jika penyebaran paham atau yang berbau aksi teror tidak segera dihapuskan bisa memunculkan banyak Serigala Tunggal atau dikenal Lone Wolf. Apa Itu Serigala Tunggal? Lone Wolf adalah istilah suatu kejahatan terorisme dengan memberi dukungan terhadap suatu ideologi atau g...

Ledakan Bom Rusun Sidoarjo Berasal dari Kamar Anton

Jakarta - Pengurus Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Jatim, mengatakan, bom meledak di unit rusun yang dihuni pria bernama Anton. Pengurus menjelaskan, ada 5 orang yang berada di rusun tersebut. "Rusunnya dihuni Anton dan istri serta 4 anaknya. Tapi istrinya lagi di Yogyakarta," ucap pengurus Rusun Wonocolo, Lidya, saat dikonfirmasi VIPBANDARQ.BIZ Minggu (13/5/2018). Lidya menjelaskan, anak Anton yang paling tua berusia 20 tahun. Dia menambahkan, saat ledakan bom terjadi, hanya ada 5 orang di unit Anton. Lidya juga sempat melihat 2 anak Anton dibopong warga ke rumah sakit. Kondisi anak Anton saat dibopong dalam kondisi berdarah. "Ada 2 anaknya yang saya lihat dibawa ke RS," ujarnya. Anton menghuni rusun di Blok B lantai 5. Menurut Lidya, warga mengenal Anton sebagai orang yang ramah. "Orangnya ramah kok sering ketemu kalau bayar listrik-air," kata Lidya. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, mengatakan, Ada 5 orang korban...

Anak 3 Tahun di Gorontalo Bertingkah Seperti Anjing, Keluarga Kaget Ajis Halid - detikNews

Gorontalo - Sejak 4 hari terakhir, warga di Gorontalo dihebohkan dengan R (3) yang bertingkah seperti anjing. Pihak keluarga juga merasa kaget karena tingkah R. Orang tua R bernama KD mengaku baru mengetahui anaknya bertingkah seperti anjing pada bulan Januari 2018. KD sempat mengira bahwa R awalnya hanya main saja. "Saya kira dia cuma main-main. Jadi saya sering marah sama R. Tapi lama-lama saya sudah takut," kata KD di Gorontalo, Sabtu (24/3/2018). KD mengakui bahwa R memang kerap bermain dengan anjing. Sebab, kediaman R terletak di pegunungan. "Rumah saya di atas gunung. Ada berkebun. Jadi R hanya bermain dengan anjing, kambing atau bermain dengan ayam. R juga pernah digigit anjing di tangan sebelah kanan," jelas KD. Keanehan tingkah R juga menjadi viral di media sosial. Menurut Kepala Desa setempat, terungkapnya tingkah laku R saat ia tengah berobat di Puskesmas Buhu yang tak jauh dari desa tempat R bermukim. "Awalnya Januari, R hanya anfal satu kali se...